Selasa, 17 Agustus 2010

Mengenal Pupuk Makro & Mikro

Pemupukan ( Makro & Mikro )
1.Makro N ( Nitrogen)
Pada vase vegetatif tanaman memerlukan unsur N yg lebih banyak untuk pembentukan protein yg diperlukan dalam pembenentukan sel,jaringan dan organ. Unsur N dibedakan menjadi 2 : nitrat  NO3-dan amonium NH4+ (bentuk ketiga adl urea digunakan sbg pupuk organik yg oleh adanya karbon dan enzim urease mikroorganisme diubah menjadi amonium)
Apabila tanaman diberi amonium,maka akan diserap dengan cepat sekali…karena kationnya kecil. Oleh karena itu protein cepat terbentuk dan terjadilah sel2 raksasa (tanaman cepat membesar) dan dinding sel akan tertarik menjadi tipis. Hal ini harus menjadi perhatian, krn tanaman yg demikian akan mudah terserang miselia cendawan dan bila kelembaban udara turun dibawah 50% akan cepat layu.
Apabila diberi nitrat,lebih lambat diserap..karena harus melewati tahap amonifikasi dulu.Sel2 yang dihasilkan akan lebih kompak dan  padat sehingga berpengaruh terhadap daya tahan tanaman,dan segi keuntungan berikutnya adl lebih cepat memasuki vase generatif…bunga muncul lebih tegak,warna lebih cerah.

2.Makro P (phosphor )
Tugas P adl mengikat energi surya dalam proses fotosintesis…dari proses tsb terbentuk hidrat yg digunakan dlm pembentukan protein.
Pemberian P akan memberikan efek: perakaran tumbuh dg cepat dan banyak. Bila rasio pemberian ditingkatkan akan memicu peralihan vase vegetatif ke vase generatif.

3.Makro K ( kalium,potassium )
Fungsinya adl sbg pengatur dlm proses fotosintesis, tekanan turgor,dan sintesa protein.
Pemberian unsur K ditingkatkan sesuai dengan laju pertumbuhan tanaman,pada vase blooming size kebutuhannya bisa mencapai 1-2kali jumlah N yg diperlukan.Perlu diketahui, bila unsur K diberikan berlebihan maka akan timbul antagonisme dg unsur Ca dan Mg yg akibatnya akan timbul gejala defisiensi Ca dan Mg.

4.Makro Ca ( calsium )
Unsur Ca berfungsi mempertinggi ketahanan dinding sel, dan mengambil peranan dalam pembelahan sel sehingga terbentuk sel dg kualitas yg baik.
Bila kekurangan Ca sering tanaman mengalami malformasi atau bentuk yang tidak normal.Pada pupuk yg beredar dipasaran, biasanya sedikit sekali yg mengandung Ca…dan ada sedikit kekhawatiran bila Ca bertemu dg sulfat akan trjadi endapan kalium-sulfat- dan kalium fosfat bila bertemu dg fosfat. Keduanya tidak dapat diserap oleh akar, sehingga timbul gejala defisiensi Ca, S ,dan P. Untuk mengatasinya perlu pupuk A-B mix.

5. Makro Mg ( magnesium )
Magnesium adalah unsur inti dari klorofil, yang amat berperan penting dalam fotosintesis. Gejala kekurangan Mg ditandai dg warna hijau yang tidak merata,terlihat lebih jelas pada daun yg tua karena Mg sbg unsur yang mobile dibongkar dan disalurkan ke bagian yang lebih memerlukannya.
6. Makro S ( sulfur )
Tanpa unsur ini tidak akan dihasilkan protein, kekurangan S tanaman akan kerdil dan warna daun pucat terutama pada daun muda.

7. Mikro Fe ( Ferrum )
Berperan dlm proses respirasi, mengaktifkan oksigen dlm menghasilkan energi. Ferro bervalensi 2 dan larut dalam air sering kali menunjukkan ulahnya dg unsur yg lain, utk mengatasinya valensi harus dibungkus dg chelating agent, yg kemudian dipilihlah EDTA (ethylene diamine tetracetate ) sehingga terbentuk Fe-EDTA, yg mampu dg baik membungkus fe ( melumpuhkan muatan listriknya ). Kestabilannya hanya dapat bertahan hingga pH 6,0..lebih dari itu mulai mengendur…sehingga pd pH 6,5 Mn akan mampu mengeluarkan fe dr selimutnya. Hal ini akan bereaksi dg fosfat membentuk ferri-fosfat yg mengendap dan tidak dapat diserap ( terjadilah klorosis)

8. Mikro Mn ( mangan ) Cu ( tembaga ) Zn ( seng ) B ( borium ) dan Mo ( molibdat )
Unsur2 esensial yg juga harus tersedia meskipun dalm jumlah kecil…dan konsentrasinya tidak boleh ditingkatkan sembarangan utk mencegah terjadinyaantagonisme dg unsur lain. Unsur2 ini membantu memperlancar proses fisiologis pertumbuhan.

2 komentar:

  1. http://pupuk-organik-pyk.com/pupuk-makro/
    Hi there friends, its enormous piece of
    writing concerning educationand completely defined, keep it up all the time.

    BalasHapus